Contreng Yang Benar!

•Mei 13, 2009 • & Komentar

Jakarta | Jurnal Nasional
Besok, Kamis (9/4) rakyat Indonesia memilih wakil mereka yang akan duduk di lembaga legislatif. Pemilu yang menghabiskan dana triliunan rupiah akan memasuki babak baru. Dag-dig-dug pasti menyelimuti setiap dada ribuan para caleg yang bertebaran di Nusantara. Lantas apa hubungannya dengan ekonomi syariah?

Ada. Kalau dihitung, berapa dana yang bergentayangan di seantero Indonesia pada masa kampanye ini? Taruhlah, satu caleg menghabiskan Rp100 juta. Lalu dana yang disalurkan dari KPU Pusat dan Daerah sebesar Rp40 triliun. Ekonom Dradjad Wibowo menyebut total dana sekitar Rp50 triliun yang dihabiskan buat Pemilu 2009.

Terkait ekonomi syariah, berapa banyak masyarakat pengusaha kecil yang bisa terentaskan dari garis kemiskinan kalau duit sebanyak itu dipakai buat bantuan modal usaha?

Sedikit gambaran. Kalau jumlah uang sebanyak itu dibelikan kerupuk yang berharga Rp1000. Lantas berapa kilometer kerupuk yang berjejer di sepanjang jalan?

Hitung saja. Rp50 triliun dibagi seribu maka akan berjejer sebanyak 50 miliar kerupuk. Anggap saja satu juta kerupuk setali tiga uang dengan satu kilometer. Berarti berjejer 50 ribu kilometer kerupuk. Sepanjang 50 kali jarak dari ujung ke ujung Pulau Jawa.

kerupuk pemilu foto dananjoyo kusumo

Dari kerupuk saja, berapa ribu orang yang tergantung padanya? Ada nelayan, ada pedagang kerupuk, ada pengantar kerupuk, ada pekerja pabrik kerupuk. Banyak kan? Itu baru kerupuk.

Karenanya, pesta demokrasi ini harus dimaknai sebagai hal biasa. Buat rakyat tentunya. Mereka hanya menikmati Rp20 ribu sampai Rp50 ribu tiap kali kampanye. Lima tahun selebihnya gigit jari. Karena para wakil mereka sudah lupa diri.

Tapi, pemilu terasa luar biasa bagi yang berkepentingan. Mereka yang memang mengejar duduk di Senayan. Gaji sebesar Rp46 juta per bulan. Lalu plus dana reses, gaji ke-13, dan lain-lain bisa mencapai nyaris mencapai Rp1 miliar. Menggiurkan. Jumlah yang terus naik. Tahun 2007 saja anggota DPR baru berpendapatan sekitar Rp787 juta per tahun.

Wajarlah kalau Pemilu kali ini dinilai spektakuler. Dari sisi uang yang beredar, lho. Jumlah Rp50 triliun yang digunakan bukan jumlah yang sedikit. Kalaulah jumlah itu digunakan buat rakyat banyak, hasilnya pasti SANGAT jauh lebih bermanfaat.

nyontreng ala baduy by wening jurnas

Modal pendirian BMT katakan Rp50 juta. Dan nyaris semua peminjam rakyat kecil. Masyarakat yang memang membutuhkan uang untuk bertahan hidup ataupun buat meneruskan kelangsungan usaha mereka.

Bagi mbok bakul sayur, pinjaman sebesar Rp100 ribu itu sangat berharga. Daripada meminjam ke rentenir. Yang pasti terjerat bunga. Dari pinjaman sebesar itu, misalkan ada untung Rp50 ribu, bagi hasil 80:20. BMT 20, pedagang dapat 80. Maka pedagang mendapat Rp40 ribu, BMT dapat Rp10 ribu dari untung.

Lalu, untuk setoran awal yang sebesar Rp100 ribu, pedagang mencicilnya sebesar Rp5 ribu per hari selama 20 hari. Kalau macet, jangan dipinjamkan lagi. Walhasil, duit sebanyak Rp50 triliun tentu luar biasa berdayaguna ketimbang hanya buat kampanye mengejar kekuasaan. Oke, konteksnya memang berbeda. Pemilu hasil demokrasi yang kita jalani. Tapi sah-sah juga kan, kalau kita bermimpi suatu hari, rakyat bisa tersenyum karena segala beban hidup dasar terpenuhi?

Wah, ngomong doang gampang. Oke. Tapi bisa kan kita kurangi anggaran Pemilu buat hal-hal yang tak perlu. Misalkan, mengurangi jumlah partai yang beredar. Tidak usah sesedikit seperi zaman Orde Baru. Kurangi saja jumlahnya dari sekitar 38 yang ada sekarang. Toh,kertas akan mengecil kan? Jadinya lebih hemat dong.
Itu baru dari sisi surat suara. Belum dari banyak sisi lainnya. Kampanye, pembagian duit. Itu jelas.

Dan pada akhirnya, buat rakyat Indonesia, selamat mencontreng yang benar! Jangan terjebak rayuan gombal politisi! (suhartono, lembaran profit,jurnal nasional, edisi rabu 8 april 2009)

Masa Depan Suram

•Mei 13, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Milan | Jurnal Nasional
Liga Italia tak ramai lagi. Inter Milan tinggal selangkah menahbiskan diri sebagai jawara keempat beruntun. Tapi masih ada hal menarik dinanti. Masa depan pelatih AC Milan Carlo “Carletto” Ancelotti dan pelatih Juventus Claudio Ranieri di ujung tanduk.

Dini hari kemarin WIB, Milan dan Juve berbagi angka 1-1 di San Siro. Milan unggul lebih dulu lewat sodokan Clarence Seedorf di menit 57 sebelum disamakan tandukan Vincenzo Iaquinta tiga menit kemudian.

Sebelumnya Inter juga tertahan 2-2 di kandang Chievo. Tapi melihat jarak tujuh poin plus tiga laga tersisa, hanya keajaiban yang bisa melerai Inter dari scudetto keempat beruntun.
Karenanya masa depan Ancelotti dan Ranieri dalam ancaman.

Bagi Carletto, sederet alasan ada di hadapan. Prestasi buruk, kontrak tersisa setahun, dan santer rumor yang terus menghubungkannya dengan Chelsea. Terlihat hanya setahap ia “Ciao” alias “Selamat Tinggal” pada Milan.

ancelotti nanar

Tapi pelatih 49 tahun yang memberi dua gelar Liga Champions dan satu scudetto buat Milan itu hanya tertawa terbahak. “Itu cuma lelucon. Ini jelas bukan yang pertama dan bukan pula yang terakhir,” ucap Carletto dikutip Reuters.

Jelas pelatih yang sudah memoles Milan delapan musim itu tak gentar akan masa depan. “Bukan masalah tentang siapa yang akan menggantikan saya. Tapi saya tak percaya kalau sekarang waktu yang tepat buat Milan memutuskan hal ini. Saya cinta sepak bola Italia. Termasuk kontroversinya,” lanjutnya.

Milan, yang musim lalu ada di peringkat kelima, berjuang susah payah awal musim ini. Namun berkat lima kemenangan beruntun sebelum duel lawan Juve, Kaka dkk mendapat kepercayaan diri dengan duduk di posisi kedua.

Setali tiga uang dengan Carletto, nasib Ranieri pun tak lebih baik. Alih-alih mengejar Milan yang mengemas 71 poin, kini Juve dengan poin 67 malah terpaut tiga poin dari peringkat keempat Fiorentina. Posisi ketiga yang berarti lolos otomatis ke Liga Champions dalam ancaman.

ranieri lesu

Performa buruk “Si Nyonya Tua” membuat media Italia ramai membincangkan nasibnya. Kabar yang beredar dia akan dipecat akhir musim nanti. Tapi Ranieri tetap tenang. “Kami akan mencoba mendapat poin, bekerja keras lantas lihat saja nanti. Pelatih biasa dikritik dan ia harus menerima kritikan itu,” ucap The Tinkerman. (suhartono,topsoccer, jurnal nasional, edisi selasa 12 mei 2009)

Susunan Pemain
AC Milan 4-3-1-2
Kalac; Flamini, Maldini, Favalli, Zambrotta; Beckham (Pato 67), Pirlo, Ambrosini; Seedorf (Senderos 87); Kaka, Inzaghi (Ronaldinho 74)
Kartu kuning: David Beckham, Giuseppe Favalli, Paolo Maldini
Kartu merah: Giuseppe Favalli

Juventus 4-4-2
Buffon; Grygera, Legrottaglie, Chiellini, De Ceglie (Zebina 73); Camoranesi, Poulsen, Zanetti, Marchionni; Iaquinta, Amauri (Del Piero 74)
Kartu kuning: Christian Poulsen, Giorgio Chiellini

Statistik Pertandingan
AC Milan ——————————————– Juventus
1 Gol 1
3 Tendangan ke Gawang 6
14 Tendangan Melenceng 9
5 Penyelamatan Kiper 2
14 Pelanggaran 13
6 Sepak Pojok 2
6 Offside 3
62% Penguasaan Bola 38%
2 Kartu Kuning 2
1 Kartu Merah 0

Derita Wenger Tiada Akhir

•Mei 13, 2009 • 1 Komentar

London | Jurnal Nasional
Manajer Arsenal Arsene Wenger begitu terpukul usai pasukannya dipermalukan Manchester United 1-3 di semifinal leg kedua Liga Champions kemarin (6/5) dini hari WIB di Emirates. Bagi Wenger malam itu paling menyesakkan selama 13 tahun kariernya di London.

Seperti cinta yang deritanya tiada akhir, begitu pula nasib “Profesor” Wenger yang berupaya merebut gelar pertama Liga Champions buat The Gunners. Alih-alih bisa menepis defisit 0-1 di leg pertama, The Young Guns malah tampil gugup dan kemasukan dua gol di sebelas menit pertama.

gol sepakan bebas ronaldo

“Pasukan Muda” gagah berani kebanggaan kota London itu menjelma bak bayi yang baru belajar main bola. Tanpa perlawanan berarti, United yang dikomandani Cristiano Ronaldo tampil kesetanan “mempermainkan” tuan rumah. Akibatnya jelas. Arsenal takluk 1-3 di Emirates. Rekor tanpa kalah di 24 laga kandang terakhir pupus sudah.

“Ini malam jahanam yang paling mengecewakan. Karena para fans sangat berharap penuh malam ini kami berjaya. Semua kecewa apalagi orang yang berada di belakang tim. Sakit sekali rasanya,” ucap Wenger dikutip Reuters.

wenger nangis

“Setan Merah,” kata Wenger, “terlampau kejam” kepada barisan muda Arsenal yang minim pengalaman. Sehingga Pasukan The Gunners tak bisa bangkit dari kebobolan dua gol awal yang mematikan.

Kesempatan untuk mencapai final Champions kedua dalam empat musim terakhir sirna. “Kami terperangkap tim yang punya seni membunuh. Mereka mengambil keuntungan dari semua kesalahan yang kami buat,” lanjutnya.

Bagi pria kelahiran Strasbourg, Prancis yang sudah memberi tiga gelar Liga Primer ini, kekalahan dari “Setan Merah” sudah terasa di sepuluh menit awal. “Kami tak merasa main di semifinal Liga Champions. Kami tersingkir hanya setelah main sepuluh menit. Dan kami harus bermain 80 menit lawan tim yang bertahan sangat baik dan menunggu untuk serangan balik,” ucapnya.

Tak hanya “Profesor” Wenger, kekalahan kemarin juga terasa menyesakkan bagi banyak fans Arsenal di seantero jagat. Seorang fans The Gunners asal Kenya memutuskan gantung diri memakai seragam klub kesayangannya itu tak lama selepas Arsenal kalah dari MU.

Suleiman Omondi (29 tahun), ditemukan tewas gantung diri di perumahan kelas menengah di Nairobi, Kenya kemarin. Dia tampak kecewa berat usai menonton kekalahan Arsenal di pub. “Dia minum-minum dan tampak meneteskan air mata ketika partai berakhir,” kata pemilik bar yang tak mau disebutkan namanya.

Sebelumnya mereka yang ada di bar sempat melerai serangan Omondi kepada seorang pria yang bilang Arsenal tak bisa bangkit usai ketinggalan dua gol. Perkelahian akibat sepak bola biasa terjadi di Kenya. Pernah juga ada kasus bunuh diri seperti ini di masa lalu. (suhartono, topsoccer, jurnal nasional edisi kamis 7 mei 2009)

Statistik Pertandingan
Arsenal Man United
1 Gol 3
5 Tendangan ke Gawang 9
8 Tendangan Melenceng 3
6 Penyelamatan Kiper 4
20 Pelanggaran 11
7 Sepak Pojok 6
3 Offside 4
58% Penguasaan Bola 42%
3 Kartu Kuning 0
0 Kartu Merah 1

Preview semifinal liga champions Ledakan Formasi 4-4-2

•Mei 5, 2009 • & Komentar

Manajer Arsenal Arsene Wenger siap membuncahkan keinginan para pencinta The Young Guns demi penampilan memikat menghadapi versus Manchester United di leg kedua semifinal Liga Champions dini hari nanti. Menyerang memakai formasi 4-4-2.

“Profesor” Wenger pekan lalu menyajikan taktik 4-2-3-1 di Old Trafford. Tujuannya jelas. Memadatkan ruang di lini tengah agar para gelandang “Setan Merah” tidak bisa bebas berkeliaran.

Tapi Anda bisa lihat. Taktik tak berhasil. The Gunners ditekuk 0-1. Karenanya ada tugas vital mendesak harus dilakukan Pasukan “Gudang Peluru” di Emirates nanti. Menyerang dan menerjang demi memupus defisit satu gol.

Artinya, Arsenal harus mampu melesakkan dua gol tanpa balas ke gawang Edwin van der Sar. Tanpa Eduardo yang cedera selangkangan, Wenger bisa menampilkan stok penyerang lainnya, semacam Robin van Persie, Carlos Vela ataupun Nicklas Bendtner.

Tunggu punya tunggu, kabar gembira datang bagi Anda para pencinta The Gunners. Van Persie sudah pulih kemarin. Keinginan “Profesor” Wenger buat menyajikan resep 4-4-2 akan terpapar nyata di atas rumput hijau.

van persie kembali/reuters

“Kami akan menyajikan 4-4-2. Saya kira dengan begitu kami akan tampil lebih menakutkan dan terlihat lebih nyaman,” ucap Wenger dilansir dari situs resmi klub.

Bila ada perubahan, itupun sedikit saja. Ada isyarat penting yang ingin disampaikan Wenger kepada seterunya Sir Alex Ferguson.

“Tapi kalau Anda memainkan (Theo) Walcott di sayap kanan kami akan lebih memainkan 4-3-1-2. Dia seorang pemain sayap bukan gelandang. Jadi Anda harus menyeimbangkan sisi tengah dengan seorang yang agak defensif,” lanjutnya.

Wenger bisa jadi menaruh Cesc Fabregas di belakang duo striker, Emmanuel Adebayor-van Persie. “Kalau (Cesc) Fabregas main di belakang striker, si striker akan sedikit terisolasi. Anda harus menyeimbangkan permainan tim dengan tepat,” katanya.

Apapun formasinya, kata Wenger, yang terpenting semua pemain fokus sehingga Arsenal bisa memainkan sepak bola indah yang terbaik dan meloloskan tim ke final. “Kami akan menampilkan ‘semifinal yang bernilai.’ Kami bakal membuat mereka susah,” ucap manajer yang betah di Arsenal sejak 1996 itu.

Walcott yang makin hari kian cemerlang, siap sedia memporak-poranda pertahanan sang jawara bertahan Liga Champions. Penyerang lincah itu siap bertarung lawan Patrice Evra.

“Versus Man United partai terbesar dalam karier kami. Ini luar biasa dan saya pikir kami bisa menuntaskannya. Kami punya pengalaman banyak di Liga Champions,” ucap pemain 20 tahun itu.

Menurut dia, kemenangan atas Porstmouth di laga akhir pekan lalu akan menambah motivasi The Young Guns. “Kami yakin akan hasil yang akan kami capai. Kami bisa menang 1-0 di leg kedua dan membawa permainan ke waktu tambahan,” katanya.

Kalau skor itu yang terjadi, maknanya akan ada adu penalti. Begitu ramalan Walcott. “Ya. Tentu saja Manchester United punya banyak pengalaman adu penalti. Tapi kami juga punya usai menyingkirkan Roma. Kami tak mau itu terjadi. Kami mau menang 90 menit. Tapi ya, kalau adu penalti, kami percaya bisa menuntaskannya.”

(dicuplik dari tulisan sendiri di harian topsoccer, jurnal nasional, edisi 5 mei 2009)

Road To Semifinal
Arsenal
Kualifikasi Babak Ketiga
13-08-08 Twente 0-2 Arsenal
27-08-08 Arsenal 4-0 Twente

Grup G
17-09-08 Dinamo Kiev 1-1 Arsenal
30-09-08 Arsenal 4-0 FC Porto
21-10-08 Fenerbahce 2-5 Arsenal
05-11-08 Arsenal 0-0 Fenerbahce
25-11-08 Arsenal 1-0 Dinamo Kiev
10-12-08 FC Porto 2-0 Arsenal

Perdelapan Final
24-02-09 Arsenal 1-0 AS Roma
11-03-09 AS Roma 1-0 Arsenal
(Arsenal menang adu penalti 7-6)

Perempat Final
07-04-09 Villarreal 1-1 Arsenal
15-04-09 Arsenal 3-0 Villarreal

Semifinal
29-04-09 Man United 1-0 Arsenal

Manchester United
Grup E
17-09-08 Man United 0-0 Villarreal
30-09-08 Aalborg BK 0-3 Man United
21-10-08 Man United 3-0 Celtic FC
05-11-08 Celtic FC 1-1 Man United
25-11-08 Villarreal 0-0 Man United
10-12-08 Man United 2-2 Aalborg BK

Perdelapan Final
24-02-09 Inter Milan 0-0 Man United
11-03-09 Man United 2-0 Inter Milan

Perempat Final
07-04-09 Man United 2-2 FC Porto
15-04-09 FC Porto 0-1 Man United

Semifinal
29-04-10 Man United 1-0 Arsenal

Malam Sejuta Kenangan

•Mei 1, 2009 • 1 Komentar

Seantero dunia mengenang penuh emosi partai leg kedua perempat final antara Chelsea versus Liverpool di Stamford Bridge kemarin dini hari WIB. Kejar-kejaran skor terjadi hingga akhirnya laga tuntas 4-4. The Blues ke semifinal menantang Barcelona usai menang agregat atas Liverpool 7-5.

Malam sejuta kenangan. Tak hanya bagi mereka yang bertarung di atas lapangan, tapi juga para pencandu bola di jagat raya. Koran-koran Eropa terus mengulas malam dramatis yang penuh ketegangan.

Koran Portugal memberi judul “Malam Penuh Kenangan.” Harian Spanyol Marca melukiskan hasil seri 4-4 itu sebagai “Penghormatan buat sepak bola.” Berikut petikan dari media di Eropa mengenang malam sensasional di Stamford Bridge dilansir dari situs UEFA.

Phwoar Phwoar!
Gila, Edan, Brilian… Blues menang, kalah, dan akhirnya menang.
Daily Mirror, Inggris

Jangan coba untuk menjelaskan partai ini. Jangan coba pula untuk mengungkapkan bagaimana bisa skor itu terjadi. Ya. Duduk saja, renungi, ingat baik-baik, dan bayangkan bagaimana Guus Hiddink dan Rafa Benitez berlakon. Liverpool bagai berjalan di atas titian rambut dibelah tujuh di Liga Champions untuk mengulang keajaiban di Istanbul. Satu laga yang terlihat bagai dikubur hidup-hidup sebelum kick-off dan bangkit lagi menjadi laga indah tak terlupakan hingga akhir turnamen. Kita seharusnya bersuka ria atas malam yang penuh sensasi.

gol lampard 4-4

Sekarang giliran sepak bola! Fantastis!
L’Equipe, Prancis
Beberapa orang mungkin bosan atas wakil-wakil Inggris yang terus menyesakkan tahapan akhir di Liga Champions. Tapi kita tak bisa menyajikan partai yang begitu brilian setiap tahun. Musim lalu ada dua laga menakjubkan Liverpool-Arsenal di perempat final. Tapi ini dipercantik lagi dengan dua laga Chelsea-Liverpool bulan ini yang menambah harum pesona Liga Primer. Pertarungan di Anfield enam hari lalu dan kemarin di Stamford Bridge membuat kita sulit bernapas.

Rolet Rusia buat Guus
Di partai penentuan lawan Liverpool, Chelsea melepaskan tembakan terakhir
Soviet Sport, Rusia
Partai terlihat formalitas belaka buat tim Guus Hiddink usai kemenangan 3-1 di leg pertama. Tapi nyatanya tidak. Laga berubah menegangkan. Liverpool dua kali selangkah lagi menuju semifinal, walau pada akhirnya Chelsea yang sukses melangkah.

Chelsea Menang Mega-Duel Gila
Berliner Kurier, Jerman
Ledakan hebat! Partai penuh emosi, kecantikan, drama dan seni sepak bola. Sekitar 35 ribu fans bola di Stamford Bridge takjub tak percaya pada mata mereka. Sepakan bebas ajaib Aurelio dan penalti Alonso membuat Liverpool unggul 2-0. Partai berubah menegangkan. Sungguh laga yang edan, mega-duel yang luar biasa.

adu drogba

Monumen Buat Sepak Bola
Marca, Spanyol
Partai gila yang siapapun bisa menang. Skor spektakuler 4-4 yang melajukan The Blues ke semifinal Liga Champions. Ketika skor 3-2 dan siapa yang lolos terlihat nyaris bisa ditebak, Chelsea dan Liverpool melupakan taktik di papan tulis dan memulai drama mendebarkan yang tak seorang pun dari kita ingin menghentikannya. Kemenangan bagi sepak bola.

Chelsea-Liverpool berseru: 4-4 di Stamford Bridge!
Tuttosport, Italia
Tak mungkin kita berharap laga normal antara Chelsea dan Liverpool. Dan sekali lagi kita menyaksikannya di Stamford Bridge. Leg kedua berakhir seri 4-4. Tim Guus Hiddink lolos ke semifinal. Tapi Rafa Benitez bisa berbangga dengan penampilan pasukannya. Bahkan The Reds pantas meratapi nasib usai unggul 2-0 di babak pertama dan 4-3 sampai jelang bubaran. Para pecandu bola dunia sungguh beruntung bisa menyaksikan partai yang luar biasa ini.

Blues Bersinar Lebih Cerah
O Jogo, Portugal
Stamford Bridge menjadi saksi malam memikat nan penuh emosi. Sepak bola spektakuler yang memproduksi delapan gol. Chelsea lolos ke empat besar. Tapi sejatinya Liverpool bisa keluar lapangan dengan nyaman. Fakta membuktikan mereka terlihat berbeda dari tim yang kalah 1-3 dari laga kandang pekan lalu. Fans Chelsea harus menunggu sampai menit ke-89 sampai akhirnya bersorak-sorai. Terus terang, ini malam yang patut dikenang.

(dicuplik dari tulisan sendiri di harian jurnal nasional, topsoccer april 2009).

Ribery Isyaratkan Pergi

•Mei 1, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Akan terasa menyesakkan bagi pemain bintang sekelas Franck Ribery bertahan di Bayern Munich bila “Die Roten” gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Karenanya dia memutuskan cabut bila itu terjadi.

Gelandang serang Prancis itu menyatakan hal tersebut kemarin. “Sulit bagi saya bertahan kalau kami tak bisa mencapai tujuan itu. Ini alasan kenapa Bayern harus mencapai setidaknya finis di urutan kedua. Apapun bayarannya,” ucap Ribery kepada harian olahraga Prancis, L’Equipe.

Bayern baru saja memecat pelatih Juergen Klinsmann akibat penampilan labil di segala ajang. Tempatnya digantikan Jupp Heynckes awal pekan ini. Tantangan berat menghadang, sebab “Die Roten” ada di peringkat ketiga klasemen.

Liga Jerman memang masih ramai. Di atas kertas masih ada lima tim berpeluang merebut gelar Bundesliga yang menyisakan lima laga.

Kelimanya diurut dari atas klasemen yakni VfL Wolfsburg, Hertha Berlin, Bayern, Stuttgart dan Hamburg. Wolfsburg di puncak dengan 57 poin, Hertha (55 poin), Bayern, Stuttgart dan Hamburg sama-sama mengemas 54 poin.

Sabtu nanti Bayern akan berduel lawan papan bawah, Borussia Moenchengladbach. “Kami mau juara liga. Itu masih mungkin. Tapi prioritas klub dan pelatih seharusnya memastikan paling buruk tempat kedua agar lolos langsung ke Liga Champions musim depan,” ucap “Si Codet” Ribery.

ribery

Klinsi harus membayar mahal harga atas penampilan labil Bayern termasuk kekalahan memalukan atas Barcelona di Liga Champions. Ribery membenarkan tindakan itu.

“Beberapa pekan terakhir kami tampil buruk. Itu bisa disebabkan tekanan yang dialami pelatih. Tekanan dari para fans sungguh kuat. Usai kalah dari Schalke, kami tahu ada yang sesuatu telah terjadi. Ketika Anda di Bayern, Anda wajib menang di setiap laga,” ucapnya.

Demi Nuffi van Holland

•April 30, 2009 • & Komentar

Aku bikin blog ini dengan kesadaran penuh ingin bertemu dengan yang terkasih, Nuffi seorang. November 2008 lalu ia pergi ke Belanda. Di Eindhoven, Nuf-nuf pengen ngerebut gelar tertinggi di bidang arsitektur.

nuffi bareng vitruvian man

nuffi bareng vitruvian man

Emang kagak berasa jarak ribuan kilo memisahkan Eindhoven n Jakarta. Sampe-sampe kalo telponan apa chatting kagak sadar kalo kita dibatesin ruang dan waktu. Emang bener Thomas Friedman bilang. The world is flat. Dunia kita udah datar.

Secara emosional, keterikatan Belanda denganku kini terasa begitu kuat. Juga sama Indonesia tercinta. Holland tak bisa lepas dari ketergantungan pada negeri ini. Bermula sejak kedatangan Cornelis de Houtman, menjajah 350 tahun sampai lahirnya Politik Etis yang berkehendak membalas budi kepada Indonesia.
Bila bukan karena bangsa ini, bisa jadi Londo atawa Holland alias Netherland sudah lenyap dari peta bumi. Tenggelam ditelan zaman. Mau bukti? Coba aja puter ulang mesin waktu. Hihihi…

Dunia pun bisa jadi kagak kenal nama-nama harum di jagat sepak bola layaknya Marco van Basten apa Ruud Gullit yang mengagumkan di Euro 1988. Catat pula nama Johann Cruyff atau Rinus Michel yang legendaris lewat total football-nya di era 1970-an.

Di ajang Euro 2008 kemaren, Pasukan Oranje tampil begitu menghibur. Arjen Robben dkk bermain ciamik sebelum ironisnya terhenti di tangan Pasukan Meneer Guus Hiddink yang memoles Rusia.

mandi oranje

mandi oranje

Balik ke hubungan dua negara ini, Belanda dan Indonesia emang tak terpisahkan bagai sekeping mata uang. Saling bergantung. Tapi lantas bukan gara-gara itu Belanda ingin jadi pusat pendidikan Eropa.

Kurikulum bahasa Inggris, pendidikan berkualitas dengan harga terjangkau, sarana transportasi yang nyaman serta keterbukaan masyarakat jadi sederet keunggulan Negeri Kincir Angin.

Belajar di Belanda lebih menguntungkan dibanding negara Eropa lain sebangsa misalnya Inggris atau Prancis. Kagak percaya? Ini buktinya.

Pertama, kuliah di Belanda lebih murah daripada kuliah di Inggris. Rata-rata biaya kuliah di Belanda buat master sekitar sembilan ribu euro (Rp127,8 juta) per tahun. Kalo kamu warga Uni Eropa jauh lebih murah. Sekitar 1500-an euro (Rp21,3 juta) per tahun buat kuliah master.

Kalo kuliah sarjana alias bachelor di Belanda, sekitaran 6000 euro per tahun (Rp85,2 juta). Bandingin dengan biaya kuliah di Inggris. Untuk sarjana rata-rata sekitar sembilan ribu poundsterling (Rp142,2 juta) per tahun.

Kenapa murah? Ada subsidi bejibun dari pemerintah Londo. Pendidikan prioritas sangat penting di Negeri Kincir Angin. Dan mahasiswa Jerman paling manfaatin. Mereka mahasiswa asing terbanyak. Indonesia? Jangan takut tersesat. Ada di posisi kelima.

Kedua, kalo di Prancis, negerinya Nicholas Sarkozy, kamu harus cas-cis-cus gape dulu bahasa Prancis yang sengau itu baru bisa kuliah. Beda sama di Holland. Kamu bisa kuliah tanpa harus jago bahasa Belanda. Segambreng jurusan yang pake bahasa Inggris. Di sini pun sebagian besar orang bisa bahasa Inggris. Jangan takut deh. Masih belepotan juga? Pake aja bahasa Tarzan. Auooo…hehehee…

Alasan ketiga, kenapa Belanda, karena sebagian besar jurusan di universitas Belanda masuk peringkat 200 besar dunia. Ekonomi? Ada Tilburg University. Nomor satu di Eropa untuk Ilmu Ekonomi. Nomor tiga untuk jurusan bisnis. (www.tilburguniversity.nl).

Ambil bisnis? Ada Erasmus University of Rotterdam yang berdiri sejak 1913. Masuk 200 besar universitas terbaik dunia versi Times Higher. Sekolah bisnis Erasmus juga jadi rujukan The Economist, Financial Times, Wall Street Journal. Belom lagi TiasNimbas Business School yang ada di Utrecht. Keren deh!

Teknik? Ada University of Twente, Delft University of Technology n of course, my Nuf-nuf campus, Eindhoven University of Technology (Tu/e). Tertarik ambil sains? Ada Utrecht University yang terkenal dengan risetnya. Nomor tujuh di Eropa dan nomor satu di Belanda menurut survei Jiao Tong University of Shanghai.

sekilas eindhoven

sekilas eindhoven

Itu baru dari jurusan. Ada alasan lain yang juga penting. Orang-orang Belanda yang ramah dan terbuka. Multikultur. Ringan tangan. Nuffi cerita kalo julukan bayar ala Belanda (yang identik dengan sifat pelit) itu nyaris tidak dia temui. Rata-rata mereka penolong. Termasuk dosen-dosennya. “Aku sampe gak enake, Ton…”

Alasan berikut keistimewaan lainnya, yakni letak Belanda yang ada di tengah-tengah Eropa. Kemana-mana dekat! Mau ke Italia, Prancis, Jerman, Belgia. Sebut saja. Tinggal naik kereta yang gampang dan hemat. Bukan impian kita bisa merasakan denyut nadi Eropa. Indahnya! Gak susah kayak Inggris, boo…Yang masih dibatesin lautan. Untung kagak naek getek…

Alasan terakhir yang gak kalah penting yaitu fasilitas transportasi umum yang nyaman dan menyenangkan di Negeri Kincir Angin. Mau sehat? Pergilah ke Belanda. Soalnya, di sini kemana-mana kamu tinggal goes sepeda ontel. Asal kaki kuat tentunya.

Masyarakat sono kagak keliatan kalo mereka orang kaya. Batasannya kagak jelas kamu orang kaya apa miskin. Rata-rata mirip. Tinggal di flat plus punya sepeda. Jarang naek mobil. Yang bedain cuman rekening di bank. Jelas dari sini, kagak ada kesenjangan sosial yang keliatan banget di Tanah Air. Gengsi lebih ditonjolin di Indonesia.

naek getek belanda

nuffi naek getek belanda

Dari semua uraian di atas, udah jelas pilihan kamu semua? Pergi ke Belanda demi mencapai masa depan lebih baik selain mengenyam pengalaman Eropa. Kagak gablek duit? Ada banyak beasiswa ke Holland dari Neso Indonesia, organisasi resmi tentang pendidikan Belanda di Indonesia. Setahun ada 300-an mahasiswa yang dapet.

Tunggu apa lagi? Kalo kamu mau info lebih lengkap tentang pendidikan di Belanda, klik aja www.studidibelanda.com. Apa situs Neso, yang ngasih tau a-z tentang pendidikan di sono di alamat www.nesoindonesia.or.id. Kalo kamu mau tau langsung jurusan internasional apa aja yang update bisa kita ikutin kuliah, silakan klik www. studyin.nl.

Kalo aku sih jelas. Pengen cepet-cepet jejakin kaki di Bandara Schipol supaya bisa ketemu n tertawa riang bareng Nuffi tersayang. Ooh, Nuffi van Holland! Sabar neng. Abang kan datang di bulan Juli bareng pemenang kompetiblog!!! Eng-ing-eng!!!

sumber foto: nuffi
kecuali foto mandi oranje. Sumber: reuters

Reksadana Syariah Oye!

•April 30, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Menjadi kaya itu impian banyak orang yang hidup di dunia. Dan meraih kekayaan dunia lewat jalan yang direstui akhirat itu satu kasus lain. Reksadana saham syariah satu jalan yang bisa ditempuh.

Kalau dicermati, memang bursa saham dunia termasuk Bursa Efek Indonesia bertumbangan akibat krisis ekonomi global. Namun mulai memasuki tahun 2009, seiring masuknya lagi investasi asing ke pasar modal Indonesia,
nilai indeks pun naik. Nilai investasi reksadana saham syariah pun kembali naik. Seperti dahulu.

Dari catatan Badan Pengawas Pasar Modal an Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), dana kelolaan alias Nilai Aktiva Bersih (NAB) dari reksadana syariah sempat mencapai Rp2,95 triliun atau sekitar 3,2 persen dari total kelolaan
reksadana yang sempat menyentuh Rp92,17 triliun pada Agustus 2008. Itu waktu masa jaya.

Ketika nilai indeks mulai ambles akibat krisis global, dana kelolaan reksadana syariah sempat menciut menjadi Rp751 miliar pada November 2008. Tapi Maret 2009 naik lagi menjadi Rp959 miliar.

Oke, itu catatan sejarah dana kelolaan reksadana syariah. Lantas apa hubungannya dengan kalimat awal kenapa kita harus menaruh uang di reksadana saham syariah? Seperti prinsip Warren Buffet yang menyuruh kita bersikap
serakah ketika orang lain justru hati-hati, tampaknya sekaranglah waktu yang tepat buat Anda berinvestasi di bursa. Harga saham lagi murah, bung!

Maka, ketika bursa sedang mencapai titik rendah seperti sekarang, ini waktu yang tepat untuk Anda berinvestasi di pasar modal. Investasi di bank? Duit Anda pasti “menangis” karena susah untuk berbiak. Imbal hasil rendah di tabungan atau deposito. Bagi Anda yang bermodal kecil, taruh di reksadana. Mau halal dan berkah? Taruh di reksadana saham syariah.
Gak usah jauh-jauh. Saya contoh pasien reksadana syariah. Ada di Danareksa. Cuma sedikit sih (memang punyanya sedikit). Di Danareksa sekarang Anda bisa berinvestasi mulai dari Rp200 ribu. Jadi, jangan takut harus punya duit banyak dulu. Ini bukan promosi. Sekadar contoh.
Di Danareksa Indeks Syariah, mulai Desember 2008 kinerja mulai positif lagi. Sebesar 7,93 persen. Maret 2009 malah naik jadi 10,43 persen. Walau angka setahun masih negatif. Sebesar minus 47,63 persen. Imbas krisis emang gede banget! Tapi seperti kata Buffet di atas, justru ketika indeks jatuh dan harga murah, kesempatan Anda memutuskan bergerak. Bangkit dari kelembaman.

Satu keistimewaan reksadana syariah saham yaitu manajer investasi menaruh portofolio di saham-saham halal. Saham syariah pun tidak sensitif berpengaruh pada pergerakan bunga. Sehingga, itu jadi perlindungan bagus bagi dana investor.

Tapi seperti kata orang bijak, ada beberapa langkah sebelum kita memastikan investasi di reksadana syariah saham. Atau reksadana syariah lain, seperti pendapatan tetap atau campuran (antara tetap dan saham).

Pertama, tentukan dulu tujuan investasi secara spesifik dan terukur. Jangka waktu, target perolehan dana, dan  sebagainya. Kedua, pertimbangkan profil risiko Anda, apakah Anda termasuk tipe investor agresif, moderat, atau konservatif,  Ketiga, barulah pilih jenis investasi Anda, apakah reksadana syariah saham, campuran , atau pendapatan tetap.

Keempat, pilih manajer investasi yang tidak hanya selektif dalam investasi. Misalnya tidak hanya memilih emiten yang masuk Jakarta Islamic Index (JII) semata, juga memilih emiten-emiten yang secara kepemilikan dan produksinya menguntungkan masyarakat. Dan terakhir, pilih yang kinerjanya top, jempolan, sandingkan dengan benchmark Jakarta Islamic Index.

Selain di atas, Anda sangat disarankan membaca prospektus reksadana sebelum memutuskan berinvestasi. Manajer investasi jadi faktor penting kemana nantinya Anda akan menginvestasikan dana. Untuk reksadana saham syariah,
selain badan pemerintah seperti Danareksa, ada Mandiri Manajemen Investasi, PNM Investment Management, dan beragam lainnya yang bisa Anda lihat tiap hari kinerjanya di koran ekonomi.

Akhirnya, selamat berinvestasi! Jangan terlambat!

naskah terbit di harian Jurnal Nasional Lembaran Profit edisi Rabu, 29 April 2009